Cyber Security Instansi Pemerintah Dinilai Masih Lemah

Ditengah tantangan menghadapi resiko keamanan informasi yang semakin berkembang mengikuti perkembangan teknologi itu sendiri. Instansi pemerintah masih saja menjadi sorotan beberapa pihak karena dinilai masih lemah dari sisi keamanan cyber. Hal ini dikatakan Sarwono Sutikno, CyberSecurity Nexus Liaison ISACA Indonesia. Sarwono mengatakan, “Keadaannya di instansi pemerintah saat ini mereka memang kekurangan orang, kurang pemahaman juga, jadi banyak jaringan milik pemerintah yang saat ini hanya menjadi bulan-bulanan saja.”

Sarwono melanjutkan, berdasarkan studi yang dilakukan oleh ISACA, saat ini mereka melihat tidak ada satupun jaringan di Indonesia yang tidak memiliki kerentanan. Oleh karena itu menurut Sarwono, saat ini mereka sedang berusaha untuk membuka mata semua orang agar sadar bahwa keamanan informasi merupakan bagian dari masalah bisnis.

“Ada beberapa kontrol yang harus diterapkan, seperti kontrol manusia, kontrol proses, kontrol infrastruktur, serta ada budaya yang juga harus diubah,” ujar Sarwono.

Untuk permasalahan cyber security di Indonesia menurut Sarwono berdasarkan pengamatan yang dilakukan mereka, hampir semua perusahaan swasta apalagi yang bergerak di sektor keuangan telah aware terhadap cyber security dan sudah pasti menjaga jaringannya.

Namun yang justru menjadi perhatian dan kekhawatiran ISACA menurutnya adalah memang yang terjadi di instansi pemerintah. Sarwono melanjutkan, beruntungnya kebanyakan kasus hacking yang terjadi tersebut hanya sebatas iseng saja. “Yang dikhawatirkan jika yang nge-hack adalah orang hacker sungguhan yang ketika mereka masuk, kemudian meninggalkan sesuatu yang dapat membuat mereka masuk kembali dikemudian hari,” jelas Sarwono.

Sumber: ciso.co.id

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

×

Powered by WhatsApp Chat

× Apa yang bisa kami bantu?