Dalgona Anniversary, Apa Kabar Bisnis Anda?

Dalgona Anniversary, Apa Kabar Bisnis Anda?

Genap satu tahun virus Corona (Covid-19) mewabah di Indonesia. Pandemi ini tidak hanya menimbulkan krisis di sektor kesehatan, namun juga krisis ekonomi yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Covid-19 berdampak pada kinerja ekspor impor, angka kemiskinan, inflasi, nilai tukar rupiah hingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ujungnya, ekonomi Indonesia masuk ke jurang resesi.

Pembatasan sosial dan lock down mengambil andil besar dalam dampak ini. Itu pula lah yang menjadi pertimbangan pemerintah untuk tidak melakukan lock down secara total. “Kan kita tidak mengambil jalan yang itu, Kita ingin tetap aktivitas ekonomi ada, tapi masyarakat kita semua harus jaga jarak aman, social distancing,” ucap Jokowi sebagaimana yang dilansir pada Kompas, 2 April lalu .

Meski demikian, sepuluh dari tujuh belas sektor ekonomi tetap menyumbang kontribusi negatif. Sektor-sektor tersbut ialah transportasi dan pergudangan, akomodasi, makan dan minuman, industri pengolahan, peragangan, konstruksi, pertambangan dan penggalian, pengadaan listrik dan gas, jasa perusahaan, serta jasa lainnya.

Manuver Bisnis

Red Roof Hotel, di Amerika merupakan salah satu contoh perusahan yang sukses melakukan pivot dalam menghadapi pandemic ini. Perusahaan itu menawarkan tarif harian untuk pekerja, memungkinkan individu untuk memiliki ruang pribadi yang tenang, lebih nyaman dan fleksibel, serta memberikan perubahan suasana yang dibutuhkan di tengah social distancing.

Di Indonesia, UMKM sebagai tulang pungung dituntuntuntuk berubah dan memanfaatkan platform-platform digital. Kominfo sendiri mencatat, 2.7 juta UMKM telah merambah ekosistem digital selama pandemi corona. Secara total, setidaknya hampir 11 juta pelaku UMKM sudah go-digital. Melampaui target awal yang hanya sebanyak 2 juta. Memang lah trend pesan antar online, belanja kebutuhan sehari-hari, bahkan sayur-mayur saat ini banyak dilakukan.

Tak ketinggalan, maraknya aksi pemutusan hubungan kerja (PHK) juga terjadi. Tingkat kemiskinan di Indonesia sendiri melonjak menjadi dua digit, yaitu 10,19 persen pada September 2020. 249,1 ribu orang. “Persentase kemiskinan di perkotaan naik dari 7,38 persen menjadi 7,88 persen. Sementara itu, di perdesaan naik dari 12,82 persen menjadi 13,20 persen,” tulis BPS .

Semua manuver ini dilakukan demi mengatasi seretnya likuiditas keuangan. Covid-19 memaksa pebisnis untuk mencari solusi strategis secara cepat dan tepat seperti yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Dalam waktu singkat, cashflow, sebagai aliran darah dalam bisnis harus diamankan.

Business Continuity Management

Wajar, jika merasa kewalahan dengan tantangan kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan oleh COVID-19. Namun tetap, kita harus fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan. Kesiapsiagaan merupakan faktor penting dalam menentukan kemungkinan bisnis Anda akan tetap bertahan atau tidak.

Dalam proses bisnis, kesiapsiagaan dalam memitigasi risiko ini dikenal dalam istilah Business Continuity Management System atau Manajemen Kelangsungan Usaha berbasiskan ISO 22301:2019. Business Continuity Management System, meruapkan proses pemersatu dari berbagai proses lain yakni manajemen risiko, manajemen kedaruratan, pemulihan bencana TI, manajemen fasilitas, manajemen rantai pasokan, manajemen kualitas, manajemen krisis, manajemen pengetahuan, sumber daya manusia, keamanan, serta komunikasi PR.

Pada akhirnya, kondisi tidak bisa dijamin selalu ideal untuk menjalankan aktivitas bisnis perusahaan. Akibat kondisi yang mengganggu yang tidak dapat dikendalikan, seringkali menyebabkan kerugian mendadak dan masif. Memang cukup banyak yang tidak bisa dicegah, namun banyak yang bisa dilakukan adalah mengurangi dampaknya.

Mari berusaha dan berdoa agar seiring dengan proses vaksinasi covid-19 yang sudah mulai dilakukan sejak 13 Januari 2021 lalu, pemulihan ekonomi turut terjadi. Pun jika membutuhkan waktu lebih lama, setidaknya kita telah bersiap. Jika Anda belum melakukannya, dengan segala disrupsi yang terjadi, membuat rencana untuk menjaga kelangsungan bisnis adalah sebuah keharusan.

Membutuhkan pemahaman lebih jauh terkait BCMS? Anda bisa mengikuti pelatihan berikut ini.
PDP IRMAPA

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

Open chat