Indeks Bursa Saham Amerika Serikat Alami Kebocoran Data Akibat Hacker

Indeks bursa saham Amerika Serikat yang terkenal yaitu Dow Jones mengakui bahwa perusahaannya mengalami kebocoran data akibat serangan hacker. Dow Jones, unit usaha dari News Corp dan pemilik dari Wall Street Journals mengakui bahwa hacker berhasil masuk ke dalam sistemnya sejak Agustus 2012 hingga Juli 2015. CEO dari Dow Jones sendiri mengatakan bahwa pihaknya telah menghubungi para pelanggan mereka terkait kebocoran data ini.

Menurut hasil temuan investigasi sementara, hacker telah mengakses 3.500 data kartu kredit dari klien setia Dow Jones. Pihak penegak hukum mengatakan bahwa hacker tersebut ingin mencuri data-data rahasia seperti nama asli, alamat lengkap, alamat email hingga data kartu kredit untuk digunakan kejahatan fraud. Lewis menjelaskan bahwa ada kemungkinan bahwa serangan hacker tersebut adalah bagian dari kampanye serangan yang lebih besar. “Serangan tersebut menyeret juga nama-nama korban dari perusahaan besar ternama,” imbuh Lewis.

Sebagai bagian dari bentuk pertanggungjawaban mereka, Dow Jones telah memberitahu para pelanggannya yang secara spesifik telah dicuri data finansialnya. Mereka mengatakan bahwa Dow Jones sendiri telah bekerja sama dengan pihak penegak hukum dan akan sesegera mungkin menghentikan aktivitas hacking tersebut.

Isu cyber security kini menjadi semakin hangat di AS. Beberapa bulan lau, hacker berhasil “mempermalukan” situs kencan dewasa Ashley Madison dengan mempublikasikan jutaan informasi akun penggunanya di deep web. Aksi itu berhasil memaksa CEO Ashley Madison, Noel Biderman turun “tahta” akibat insiden tersebut. Tidak hanya itu, industri retail seperti Target dan Home Depot menjadi target favorit hacker. Kabar terakhir mengatakan bahwa jaringan hotel milik kandidat presiden AS, Donald Trump, mengakui hacker berhasil membobol sistem keamanan POS malware mereka.

Hingga berita ini diturunkan, Dow Jones bersama pihak penegak hukum dan firma konsultan keamanan masih menyelidiki siapa aktor di balik serangan ini.

Sumber: ciso.co.id

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

×

Powered by WhatsApp Chat

× Apa yang bisa kami bantu?