PT. Pertamina (Persero), TBK Meningkatkan Pemahaman COBIT 4.1 pada Jajaran IT Supervisi

COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) merupakan audit sistem informasi dan dasar pengendalian yang dibuat oleh Information Systems Audit and Control Association (ISACA) dan IT Governance Institute (ITGI) pada tahun 1992.

COBIT Framework adalah standar kontrol yang umum terhadap teknologi informasi, dengan memberikan kerangka kerja dan kontrol terhadap teknologi informasi yang dapat diterima dan diterapkan secara internasional.

COBIT bermanfaat bagi manajemen untuk membantu menyeimbangkan antara resiko dan investasi pengendalian dalam sebuah lingkungan IT yang sering tidak dapat diprediksi. Bagi user, ini menjadi sangat berguna untuk memperoleh keyakinan atas layanan keamanan dan pengendalian IT yang disediakan oleh pihak internal atau pihak ketiga. Sedangkan bagi Auditor untuk mendukung atau memperkuat opini yang dihasilkan dan memberikan saran kepada manajemen atas pengendalian internal yang ada.

COBIT pertama kali diterbitkan pada tahun 1996, kemudian edisi kedua dari COBIT diterbitkan pada tahun 1998. Pada tahun 2000 dirilis COBIT 3.0 dan COBIT 4.0 pada tahun 2005. Kemudian COBIT 4.1 dirilis pada tahun 2007 dan saat ini COBIT yang terakhir dirilis adalah COBIT 5.0 yang dirilis pada tahun 2012.

Komponen COBIT
Secara keseluruhan COBIT 4.1 mempunyai empat komponen (volume) yakni :

  1. Executive Overview, merupakan ringkasan dari kerangka kerja COBIT.
  2. Framework, sebagaimana disebutkan sebelumnya, kerangka kerja COBIT terdiri dari empat lingkup (domain), 34 proses, tujuh criteria informasi, dan empat sumber daya teknologi informasi.
  3. Core Content, bagian ini berisi sasaran pengendalian (control objectives), pedoman bagi manajemen (management guidelines) dan model-model pengembangan secara utuh atau penih (maturity models). COBIT maturity models,menyediakan saranan bagi manajemen untuk mem-benchmark dan menargetkan tingkatan proses pengembangan yang dikehendaki.
  4. Lampiran-lampiran, bagian ini berisi mappings, cross-references, dan glossary.

IT Governance Indonesia (ITG.ID) member Of Proxsis Consulting Group telah mengadakan Training COBIT 4.1 peserta dari PT Pertamina tanggal 30-31 Juli 2015. Training ini disampaikan oleh Martin Osaputra, Senior Consultant IT Proxsis.

training iso 20000 indonesia, training iso 27001 indonesia, information security, penetration testing, it security, it governance, iso 20000, iso 27001, COBIT 5, Keamanan Informasi, CISA

COBIT 4.1 adalah framework yang dirilis oleh ISACA pada tahun 2007. Sebagian besar perusahaan di Indonesia saat ini telah menggunakan framework COBIT edisi terbaru yaitu COBIT 5.0. IT Governance Indonesia sebagai lembaga training professional dalam lingkup IT Training, IT Assessment, dan IT Consulting. IT Governance Indonesia dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan pemahaman khususnya dalam lingkup COBIT 5.0, mulai dari aspek foundation hingga Best Practice.

Berikut next schedule untuk training COBIT 5.0 Foundation yaitu akan dilaksanakan pada tanggal 8 – 10 September 2015.

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

×

Powered by WhatsApp Chat

× Apa yang bisa kami bantu?