Security Bukan Hanya Tentang Tools Semata

Saat ini dunia teknologi telah mengalami banyak perubahan, terutama dalam aspek keamanan informasi. Jika dulu untuk melakukan serangan pada komponen keamanan informasi, seseorang diharuskan memiliki kemampuan yang mumpuni untuk melakukannya. Namun hal tersebut tampaknya tidak berlaku lagi sekarang, dimana serangan dapat dilakukan lebih mudah karena tersediannya berbagai hal yang dapat digunakan oleh orang lain secara bebas dan gratis untuk dapat menganggu atau merusak suatu sistem.

Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk Susanto Djaja mengatakan, sayangnya tingkat awareness terhadap keamanan informasi di Indonesia saat ini masih tergolong rendah. Kebutuhan akan keamanan informasi hanya sekedar pemenuhan terhadap regulasi tertentu, seperti sertifikasi keamanan, ataupun keperluan internal audit. Padahal di lain pihak ujarnya, sebuah perusahaan pasti memiliki begitu banyak data dan informasi yang harus dilindungi.

Sebagai solusi akan aspek keamanan tersebut, saat ini tools yang telah memenuhi standar yang memadai dan telah melalui berbagai riset yang panjang, tentunya sudah banyak tersedia di pasar. Namun ujar Susanto, harus diingat bahwa aspek keamanan tidaklah hanya terbatas pada teknologi saja, “suatu perusahaan tentu masih perlu melakukan pengamanan menyeluruh, termasuk juga terhadap pengelolaan dan sisi manusianya itu sendiri,” jelas Susanto. Oleh karenanya, kemanan informasi tetap perlu dikembangkan lagi terutama sebagai bentuk antisipasi terhadap insiden-insiden baru yang akan terjadi kelak.

Ditambahkan Susanto, dalam kemanan informasi terdapat 3 komponen utama yang harus menjadi perhatian, yaitu Confidentiality, Integrity dan Availability. “Bila salah satu komponen tersebut terganggu atau rusak, dapat dipastikan keamanan informasi di dalam suatu perusahaan akan terganggu,” ujar Susanto.

Sumber: ciso.co.id

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

×

Powered by WhatsApp Chat

× Apa yang bisa kami bantu?