Waspada! Hacker Bisa Bobol Rekening Bank dengan Modus SIM Swap

Waspadalah… Waspadalah…`

Semakin berkembangnya teknologi di kehidupan kita saat ini, semakin banyak juga kejahatan teknologi yang dapat kita temui. Selain modus penipuan skimming yang cukup marak terjadi di Indonesia, ada satu lagi modus yang mulai dijalankan oleh para pelaku kejahatan. Ya, modus penipuan SIM Swap yang memanfaatkan kegiatan pergantian SIM Card melalui gerai operator seluler. Oleh karena itu, demi menghindari diri menjadi korban kejahatan, kita perlu mempelajari kasus-kasus dan modus penipuan yang dilakukan oleh pelaku modus penipuan SIM Swap.

Apa itu Modus Penipuan SIM Swap?

SIM Swap adalah modus yang digunakan peretas untuk mengambil alih akun media sosial atau akun perbankan seseorang dengan menggunakan nomor telepon seluler. Nomor ponsel korban menjadi ‘kunci’ berharga untuk mendapatkan kode OTP (One Time Password) dan verifikasi lainnya untuk meretas akun bank atau media sosial. Guna mengambil alih nomor ponsel, peretas harus memiliki data-data pribadi korban, seperti nama ibu kandung, nama lengkap, tanggal lahir, hingga alamat tempat tinggal. Untuk mengantongi informasi tersebut, biasanya penipu memiliki berbagai trik tipu daya agar bisa mendapatkan informasi korban. Salah satunya dengan membuat modus seakan-akan korban menang hadiah, tetapi membutuhkan salinan KTP.

Peretas juga bisa mengakses profil di media sosial korban demi mengumpulkan data pribadi korban. Bermodal informasi pribadi korban, peretas bisa mendatangi gerai operator seluler dan menduplikasi nomor telepon korban. Setelah duplikasi dilakukan, nomor telepon di ponsel korban akan diblokir oleh operator yang menyebabkan tidak dapat digunakan. Dengan begitu, nomor ponsel korban kini berpindah tangan ke ponsel peretas.

Bahaya dan mengkhawatirkan sekali, bukan?

Nah, agar terhindar dari tindakan SIM swap, pastikan Anda tidak mempublikasikan informasi pribadi di media sosial. Mungkin selama ini Anda beranggapan bahwa hal tersebut adalah hal normal yang dilakukan “people zaman now” di media sosial. Namun, mulai saat ini, setelah mengetahui informasi tentang SIM swap, hindari membagikan informasi pribadi di ruang publik karena hal itu sangat berbahaya dan data pribadi Anda bisa digunakan oleh peretas untuk kepentingannya. Informasi mengenai nama lengkap, alamat, nomor ponsel, dan nama ibu kerap dibutuhkan operator untuk konfirmasi data pribadi.

Selain itu, jika mendadak nomor ponsel Anda tidak aktif, sebaiknya segera melapor ke operator seluler. Terlebih jika nomor ponsel tersebut terhubung dengan layanan perbankan.

Tips Agar Terhindar dari Modus Kejahatan SIM Swap

Kejahatan modus penipuan dalam bidang perbankan memang sedang marak dan terjadi tanpa disadari oleh nasabah, termasuk SIM swap. Untuk itu, kita perlu lebih waspada agar terhindar dari hal-hal tersebut. Selebihnya selalu jaga kerahasiaan data pribadi Anda.

Setelah mengetahui banyaknya jenis atau modus penipuan yang terjadi di luar sana, tentu rasa khawatir segera menghampiri. Tetapi tidak perlu panik, yang harus Anda lakukan adalah tetap tenang dan pelajari tips berikut ini agar terhindar dari modus penipuan perbankan.

  1. Bijaklah Menggunakan Internet

Internet memang memiliki banyak manfaat, tetapi di saat bersamaan internet juga bisa menjadi sesuatu yang berbahaya bagi penggunanya. Maka dari itu, bijaklah dalam penggunaan internet. Rahasiakan informasi yang bersifat personal, seperti tanggal lahir, nomor telepon, hingga nama ibu di internet. Jika diharuskan mengisi data tersebut, pastikan untuk mengaturnya tidak terlihat oleh publik.

Kemudian, waspadai serangan malware yang ada di situs-situs yang tidak aman, seperti situs judi, porno, dan streaming film bajakan. Waspadai juga pesan email yang mencurigakan. Ada kemungkinan email tersebut adalah phishing.

Malware dan phishing adalah cara lain hacker untuk mengakses data pribadi pengguna. Data yang didapat akan digunakan untuk meyakinkan bank dalam verifikasi akun atau operator bahwa mereka adalah pengguna yang sah.

  1. Tingkatkan Keamanan Akun

Setiap akun internet banking dan media sosial memiliki keamanan yang ketat. Namun, sering kali bisa bobol dengan kecerobohan penggunanya yang kurang hati-hati, seperti membuat password yang mudah ditebak.

Untuk itu, Anda perlu meningkatkan keamanan dengan membuat password yang unik, kuat, serta memilih pertanyaan dan jawaban yang hanya Anda ketahui untuk verifikasi.

  1. Gunakan Kode PIN

Jika operator telepon Anda memungkinkan mengatur kode sandi atau PIN terpisah untuk komunikasi, dapat dipertimbangkan untuk menggunakannya. Tentu, hal ini bisa memberikan lapisan perlindungan tambahan ketika seseorang ingin membajak nomor ponsel Anda.

  1. Aktifkan Peringatan Transaksi Bank

Aktifkan fitur layanan notifikasi pesan singkat (SMS) atau email untuk menerima segala informasi terkait transaksi atau perubahan pada rekening bank Anda. Kemudian, terus mengecek secara berkala transaksi akun rekening bank.

  1. Hindari Penggunaan Username dan Password yang Sama

 Pengguna juga harus membuang kebiasaan menggunakan username dan password yang sama di setiap aplikasi, misalnya internet banking, mobile banking dan ATM hendaknya ada perbedaan agar tidak mudah diretas.

Nah, bagaimana? Saat ini, ITG.ID selalu siap membantu Anda. Mari, kita bersama-sama menjaga dan melaksanakan tips di atas. Sehingga, transaksi perbankan kita tetap aman. Jangan ragu untuk terus mengikuti perkembangan ITG.ID melalui website atau media sosial. Ditunggu tips-tips seputar dunia IT lainnya, ya.

Sumber : CNN indonesia

Baca Juga :

Jenis Hacker di Dunia Teknologi

Jenis Hacker di Dunia Teknologi

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

Open chat