Stasiun TV Hungaria Diserang Hacker

Website N1TV, stasiun TV asal Hungaria yang sedang mendapat sorotan karena ulah salah satu krunya, saat ini tak bisa diakses. Stasiun TV tersebut mengklaim sekelompok hacker sengaja menyerang mereka. 

“Dear Visitors! Our site is temporarily not available because of the attack of the Tunisia-based Islamist Fallaga hacker group,” demikian bunyi tulisan di website tersebut. 

Sebagai gantinya, N1TV mengarahkan pengakses website agar mengunjungi Facebook atau channel YouTube mereka untuk mendapatkan berita terkini, sampai website mereka kembali normal. 

Dalam postingan di Facebook Page N1TV, Editor in Chief N1TV Szabolcs Kisberk mengatakan hacker dengan alamat internet asal Turki menghapus website mereka, termasuk arsip dan file korespondensi. 

Dikutip dari Reuters, Sabtu (12/9/2015), kelompok hacker yang menamakan diri Fallaga memang pernah terlibat dalam serangan terkait keamanan informasi beberapa waktu lalu. Namun belum ada bukti yang membenarkan klaim N1TV tekait serangan yang menimpanya.

Belum diketahui pula apakah serangan ini berkaitan dengan aksi salah satu kru N1TV. Awal September, publik internasional dibuat geram oleh aksi seorang juru kamera wanita N1TV. 

Petra Laszlo, nama juru kamera tersebut, terekam dengan sengaja menendang kaki imigran asal Timur Tengah yang sedang membawa anak kecil, ketika imigran tersebut berlari dari polisi di dekat perbatasan Serbia.

Ia juga tertangkap kamera sedang menendang seorang imigran lain yang masih anak-anak. Aksi tidak terpujinya ini menimbulkan kecaman berbagai kalangan. Jejaring sosial hingga situs berita online terutama di Eropa dan Amerika Serikat menyorot tajam tingkah Laszlo. Belakangan Laszlo dipecat dan dia mengaku menyesali perbuatannya. 

N1TV sendiri adalah stasiun televisi yang mempublikasikasikan siaran streaming. Stasiun TV ini punya program khusus di mana Gabor Vona, sang pemimpin sayap kanan sebagai pembawa acaranya.

Lebih dari 150.000 imigran telah tercatat masuk ke wilayah Hungaria. Pihak kepolisian Hungaria telah mencoba mengumpulkan mereka sesuai dengan aturan Uni Eropa. 

Meski demikian, banyak dari imigran tersebut menolak karena menganggap mereka akan dipaksa untuk tinggal di Hungaria. Sementara itu, Pemerintah sayap kanan Hungaria mengambil kebijakan tegas dengan menolak kehadiran mereka. Pemerintah Hungaria menganggap para imigran sebagai ancaman bagi kemakmuran Eropa.

Sumber: detik.com

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

×

Powered by WhatsApp Chat

× Apa yang bisa kami bantu?