Tethering Internet di Ponsel Memang Gampang, Tapi…

Sejak kehadiran smartphone, pengguna dimudahkan saat ingin mengkoneksikan perangkat laptop, tablet ataupun yang lainnya ke internet. Cukup jalankan fitur tethering. 

Baik metode tethering internet melalui smartphone maupun menggunakan sebuah mobile WiFi sejatinya memberikan benefit yang sama bagi pengguna. Tinggal connect, perangkat pun langsung bisa internetan.

Namun menurut Bobby Ivan selaku Manajer Marketing Datascrip selaku authorized distributor Huawei, meski menawarkan benefit yang sama, kedua perangkat memiliki peruntukannya masing-masing.

“Smartphone memang menawarkan fitur tethering internet, namun jelas bukan untuk itu peruntukkannya. Penggunaan fitur tersebut dalam waktu lama bisa memberikan dampak negatif kepada smartphone,” ujarnya di peluncuran 6 perangkat modem terbaru Huawei di Hotel Pullman, Jakarta.

Bobby menjelaskan dampak negatif yang dimaksud adalah daya tahan baterai yang gampang terkuras saat fitur tethering internet dijalankan. Hal itu bakal memaksa penguna untuk lebih sering mengisi ulang baterai smartphone.

Tak hanya itu, Bobby juga menambahkan efek negatif lainnya penggunaan fitur tethering internet dalam waktu yang relatif lama adalah meningkatnya temperatur smartphone itu sendiri. Akibatnya smartphone akan terasa panas yang dapat berdampak negatif terhadap komponen di dalamnya.

“Berbeda dengan modem WiFi, perangkat ini memang khusus dibuat untuk tujuan tersebut, jadi segalanya telah diperhitungkan. Baik daya tahan baterai maupun kemampuan modem WiFi itu sendiri memang didesain untuk dapat digunakan dalam waktu yang lama,” pungkas Bobby.

Sumber : Inet.detik.com

 

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]