Ini Kebiasaan Buruk Pengguna Internet

Kejahatan tak hanya mengintai di dunia nyata, namun juga di dunia maya. Timbulnya kejatahan siber yang mengancam tanpa disadari dikarenakan oleh pengguna internet itu sendiri.

Belum lama ini Kaspersky Lab menguji ketangkasan siber pada lebih dari 18 ribu pengguna di seluruh dunia. Pengujian ini diperuntukkan untuk mengetahui bagaimana perilaku pengguna internet dan risiko dari kebiasaan online mereka.

Sebanyak 76 persen yang disurvei tak bisa membedakan halaman website asli. Ketika dihadapkan dengan ancaman serupa di web, para pengguna biasanya melakukan kesalahan dengan memasukkan identitas mereka pada halaman phishing yang dirancang untuk mencuri kredensial.

Tak hanya itu, tercatat sebanyak 75 persen ceroboh memeriksa format dari file yang akan mereka unduh. Alih-alih file musik, misalnya mereka kemungkinan besar berpotensi mengunduh virus, memilih scr (screensaver-format umum untuk embedding virus).

Sementara berdasarkan laporan Kaspersky Security Network (KSN) untuk Q1 2016, banyak pengguna internet di Indonesia yang mengalami serangan ketika berselancar di web. Adapun serangan yang paling banyak berasal dari Trojan-Clicker.HTML.Iframe.dg.

Laporan ini juga mengungkapkan banyak terdeteksi obyek berbahaya seperti Trojan.Win32.Wauchos.a di komputer pengguna.

Sumber berita: techno.okezone.com
Sumber foto: cloudfront.net

Rate this post

Artikel Terbaru

Pelajaran GRC di Balik Kemitraan AI Proxsis Digital dan Lintasarta

Bank Daerah Kebobolan Rp143 M: Alarm Keras Ancaman Siber Era AI

Cepat Tapi Gagal: 10 Kesalahan Fatal IT Service Desk Modern