AS Tuding Hacker China Curi Data 4 Juta PNS

Data empat juta pengawai dan pesiunan PNS yang tersimpan di Ofiice of Personal Management (OPM) Amerika Serikat telah dibobol dan dicuri hacker. Sejumlah pejabat senat di AS menuding hacker China berada di balik aksi ini.

Hingga saat ini, FBI dan tim Computer Emergency Readiness (US-CERT) dari Homeland Security Departement tengah menyelidiki masalah tersebut untuk mencari tahu pelaku peretasan ini. 

OPM mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan pada sistem informasi mereka pada April lalu. Setelah serangkaian penyidikan pada Mei lalu, Homeland Security Department menyimpulkan OPM telah dibobol hacker.

“Melindungi data pegawai federal kami dari insiden cyber berbahaya adalah prioritas tertinggi di OPM,” kata Direktur OPM Katherine Archuleta seperti  DIkutip dari Forbes, Minggu (7/6/2015). 

“Kami sangat serius atas tanggung jawab dalam mengamankan informasi yang tersimpan dalam sistem OPM. Tim berpengalaman OPM telah berkoordinasi dengan mitra agen untuuk terus mengidentifikasi serangan ini guna lebih melindungi data yang dipercayakan kepada kami,” lanjutnya.

Sejak peretasan itu, OPM menerapkan pengamanan tambahan untuk jaringannya sebagai upaya pencegahan. Mereka pun telah memberitahukan empat juta orang yang bisa terdampak atas serangan itu. OPM menawarkan pemantauan dan layanan penanganan pencurian identitas kepada mereka.

Menanggapi tuduhan yang dilontarkan para pejabat senat Amerika Serikat, pemerintah China pun angkat bicara. Lewat juru bicaranya di Washington, Zhu Haiquan, mereka menolak tegas tuduhan itu. Menurut Zhu, tuduhan yang berdasarkan hipotesis tidak dapat dipertanggungjawabkan dan kontraproduktif.

Sumber: detik.com

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

×

Powered by WhatsApp Chat

× Apa yang bisa kami bantu?