Awas… Orang Masih Bisa Curi Data Ponsel Anda Walaupun Sudah Jadi Barang Bekas

Mungkin kita mengira semua data-data di ponsel bekas akan hilang saat melakukan hard reset atau factory data reset? Jika ya, berarti selama ini kita telah salah menduga. Data-data itu masih bisa dikembalikan.

Penyelidikan Channel 4 memberikan penjelasan bahwaData-data sensitif seperti password, e-mail, catatan medis, atau pesan SMS pribadi dapat dibangkitkan kembali dari ponsel bekas meski sudah dihapus. Seperti dilansir Telegraph pada hari Senin (10/02/2014).

Sejumlah wartawan Channel 4 membuktikan hal itu dengan membeli tiga ponsel bekas dari toko ponsel CEX, Inggris. Di sini, menurut karyawan toko, pelanggan yang menjual ponsel bekasnya selalu menghapus data-data pribadi sebelum ponsel itu dijual.

Namun, dengan melibatkan sejumlah ahli, sekitar 5.000 file dari tiga ponsel tersebut dapat dikembalikan dengan software khusus, termasuk SMS yang keluar masuk, rekam jejak browsing, hingga website-website apa yang sering dikunjungi.

Di ponsel lain, terkuak juga data-data berupa alamat e-mail dan password untuk bekerja, biodata lengkap dengan alamat, serta catatan medis. Meski data-data itu dihapus, beberapa di antaranya tetap dapat terlacak dan dibaca.

”Teknologi berkembang begitu cepat, begitu pula dengan sistem. Saat ini, kami menerapkan prosedur baru yang melakukan metode penghapusan data secara lebih baik untuk ponsel-ponsel bekas,” ujar juru bicara CEX pada Channel 4.

SensePost, perusahaan keamanan yang berhasil mengembalikan data-data tersebut. Dalam blognya di perusahaan ini mengatakan bahwa memulihkan data-data dari ponsel bukanlah perkara yang sulit, terlebih lagi ponsel-ponsel yang tidak terenkripsi.

”Sejauh ini, iPhone melakukan enkripsi data mereka secara default sehingga sulit untuk mengembalikan data-data yang sudah dihapus dan dikembalikan pada settingan pabrik. Tapi, meski kecil, kemungkinan (data dikembalikan) tetap ada,” ujar juru bicara SensePost dalam blog.

Android secara default tidak mempunyai enkripsi, yang artinya seseorang dapat dengan mudah mengembalikan data-data dalam jumlah besar yang seharusnya sudah terhapus. Ini adalah ide yang baik untuk menjaga ponsel Anda dienkripsi.

Sedangkan, Windows Phone dan BlackBerry masing-masing memungkinkan enkripsi secara opsional, tetap hal ini tidak aktif secara
default. Windows Phone 7 bahkan tidak mendukung enkripsi filesystem inti.

Sumber : www.suaranews.com

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

Open chat