Begini Ciri Penerapan Governance pada Perusahaan

Pernahkah Anda mendengar istilah Good Corporate Governance? Sebagai kunci sukses terjalannya suatu manajemen yang efektif dalam sebuah perusahaan, Good Corporate Governance menjadi strategi yang paling tepat untuk setiap bisnis dapat bersaing secara global dengan tata kelola yang lebih optimal.

Dengan prinsip dasar yang diterapkan oleh berbagai perusahaan secara umum, Good Corporate Governance terdiri dari aspek:

  1. Transparency (keterbukaan informasi), di mana setiap pihak mengambil keputusan manajemen secara terbuka dan mengandalkan informasi yang relevan mengenai perusahaan.
  2. Accountability (akuntabilitas), setiap sistem, struktur, dan fungsi yang dilaksanakan oleh perusahaan harus bersifat jelas agar pengelolaan perusahaan dapat terlaksana lebih efektif dan rinci.
  3. Responsibility (pertanggungjawaban), dengan prinsip yang sudah ditentukan dan disetujui oleh semua bagian perusahaan, maka pengelolaan perusahaan harus bertanggungjawab atas keputusan tersebut, dan melaksanakan pengelolaan sesuai dengan peraturan ataupun perundangan yang berlaku.
  4. Independency (kemandirian), perusahaan harus secara profesional menerapkan segala kegiatan tanpa adanya pelanggaran atau permasalahan yang bisa merugikan kepentingan manajemen lain atau tidak sesuai dengan tatanan peraturan serta perundang-undangan yang telah ditetapkan.
  5. Fairness (kesetaraan dan kewajaran), melalui governance yang lebih sistematis, kinerja perusahaan juga dapat lebih seimbang dengan perlakuan yang lebih adil di antara semua stakeholder. Berdasarkan kerangka aturan yang berjalan, pemantauan kinerja manajemen dapat diepgang dengan akuntabilitas manajemen yang lebih ditingkatkan.

 

Selain dari prinsip dasar yang dijelaskan di atas, Pak Roni S. Sutrisno, S.T, CLA 19001, 27001, 20000, juga mengungkapan ciri governance yang baik menurut pandangannya, antara lain:

Kewenangan terbagi secara adil dan merata.

  1. a) Level Pemerintahan: Eksekutif, Legilslatif, Yudikatif
  2. b) Level Perusahaan: Direksi, Komisaris, Komite Audit
  3. c) Level Proses Bisnis: Ada yang meminta barang, ada yang membeli barang, ada yang membayar

Kejelasan arahan sebagai prinsip dasar.

  1. a) Level Pemerintahan: Dasar Negara
  2. b) Level Perusahaan: Visi, Misi, Objective, Core Value, Quality Policy, Security Policy, dll
  3. c) Level Proses Bisnis: Sesuai dengan KPI atau Key Performance Indicator

Memiliki kejelasan sistem/struktur aturan.

Setiap bisnis, perusahaan, ataupun organisasi, tentu memiliki struktur aturan yang harus dipatuhi. Kejelasan sistem/struktur yang berlaku tersebut harus benar-benar diperhatikan, karena sistem/struktur yang tidak sesuai dan tidak diikuti secara bertanggungjawab oleh para pemegang kepentingan akan mempengaruhi kinerja setiap anggota.

Kejelasan tujuan organisasi serta perencanaan untuk mencapai tujuan tersebut.

Tujuan atau target yang ingin dicapai harus didukung dengan perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan berbagai aspek pendukung. Hal ini tentu harus didiskusikan tidak hanya oleh para stakeholder, tetapi oleh berbagai pihak dalam organisasi agar terbentuk sebuah pandangan dan tujuan yang sama.

 

Dengan tata kelola perusahaan yang sudah berjalan sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan tujuan, maka segala permasalahan bisa dihindari serta diatasi dengan efektif. Jadi, sudahkah Anda menerapkan Governance yang tepat? Sebelum terkena ancaman atau risiko berbahaya yang berpotensi merugikan perusahaan atau bisnis Anda, segera berpartisipasi dalam pelatihan Governance yang bisa Anda ikuti untuk meningkatkan tata kelola perusahaan Anda menjadi semakin baik dan lebih baik.

Perusahaan yang memiliki sistem Governance yang sesuai tidak hanya meningkatkan manajemen menjadi lebih efektif, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan di mata konsumen. Kredibilitas bisnis Anda juga akan lebih terjamin dan sumber daya yang dikeluarkan dapat lebih efisien sesuai kebutuhan. Apa lagi yang Anda tunggu? Pesan kursi Anda sekarang juga!

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

Open chat