IT Governance, Pemegang Kendali Perusahaan

Setiap perusahaan harus memastikan bahwa prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau dikenal dengan tata kelola perusahaan dapat berjalan aspek bisnis dan pengelolaan perusahaan pada semua jajaran perusahaan. Aspek kunci dalam tata kelola perusahaan meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran (fairness) untuk mencapai tujuan bisnis perusahaan.

Secara prinsip tata kelola perusahaan yang merupakan kaidah, norma ataupun pedoman harus digunakan oleh pimpinan perusahaan dan para karyawan agar segala tindakan maupun keputusan strategis yang dilakukan adalah dalam rangka mendukung kepentingan perusahaan. Seluruh manajemen dan karyawan perusahaan dan karyawan agar segala tindakan maupun keputusan strategis yang dilakukan adalah dalam rangka mendukung kepentingan perusahaan. Seluruh manajemen dan perusahaan diwajibkan untuk melaksanakan pedoman dan ketentuan yang telah disusun pelaksanaan GCG sejalan dengan peran serta tanggung jawab yang ditetapkan.

Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-02/MBU/2013 Untuk menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam pengelolaan Teknologi Informasi (TI), maka perlu disusun tata kelola TI (IT Governance).

IT Governance (Tata Kelola) adalah satu set arahan, aturan, kewenangan dan tanggung jawab para stakeholder dari suatu organisasi, sehingga tujuan dari organisasi dapat tercapai tanpa mengorbankan transparansi dan akuntabilitas. IT Governance merupakan salah satu pilar utama dari GCG, maka dalam pelaksanaan IT Governance atau tata kelola TI yang baik sangat diperlukan standar tata kelola TI dengan mengacu kepada standar tata kelola TI internasional yang telah diterima secara luas dan teruji implementasinya. Standar tersebut akan memberikan framework bagi tata kelola yang efektif, efisien, dan optimal serta diterapkan dalam perusahaan di lingkungan BUMN. Demikian juga dapat mencerminkan dengan baik suatu proses pengambilan keputusan dan leadership dalam penyelenggaraan tata kelola TI.

Agar perusahaan memiliki mekanisme yang sistematik untuk memenuhi tuntutan regulasi dan kebutuhan bisnis terkait TI serta kesesuaian dengan standard an best practice dalam:

  1. Penyelarasan rencana strategis TI dengan tujuan bisnis Perusahaan (Strategic Alignment).
  2. Optimalisasi nilai bisnis Perusahaan bagi Perusahaan (Value Delivery).
  3. Optimalisasi investasi TI yang mencakup aplikasi, informasi, infrastruktur dan sumber daya manusia (Resouce Management).
  4. Pengelolaan resiko TI (Risk Management).
  5. Pengelolaan kinerja proses TI (Performance Measurement)

Dengan menyusun IT Governance, maka segala aktifitas perusahaan yang berbasis pada Teknologi Informasi akan lebih terkontrol, mencapai efisiensi, dan efektif. Teknologi informasi pada dasarnya berbentuk suatu system yang saling terintegrasi, jika ada kerusakan di salah satu titik, akan berdampak domino kepada titik yang lain. Maka dari itu untuk mencapai Good Corporate Governance (GCG) diperlukan adanya penyusunan IT Governance yang baik.

 

Sumber : Winda, Advisory And Training For IT Governance, IT Risk and IT Compliance

Bagikan:

Menu

[yikes-mailchimp form=”2″]

Open chat